Perkembangan Indeks Harga Konsumen Provinsi Riau

Januari 2013, Pekanbaru Inflasi 2,00 Persen Dan Dumai Inflasi 1,28 Persen

  • Bulan Januari 2013, Kota Pekanbaru mengalami inflasi sebesar 2,00 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 136,36 (Tahun Dasar 2007=100). Hal yang sama terjadi di  Kota Dumai, dengan inflasi sebesar 1,28 persen dan IHK  140,05.  Laju inflasi tahun kalender  sama dengan inflasi bulanan, sedangkan inflasi “year on year”  2013 di Kota Pekanbaru 4,09 persen dan di Kota Dumai 4,06 persen.
  • Inflasi Pekanbaru menduduki urutan ke 3 dan Dumai urutan ke 9 se- Sumatera dari 16 kota yang menghitung IHK.  Seluruh kota di Sumatera mengalami inflasi dengan inflasi tertinggi terjadi di Sibolga sebesar 3,78 persen dan terendah di Palembang sebesar 0,64 persen.  Dari 66 kota yang menghitung IHK di Indonesia,  62 kota mengalami inflasi dengan inflasi tertinggi terjadi di Sibolga dan terendah di Pontianak sebesar 0,01 persen, sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Sorong sebesar 0,98 persen. Bila diurut dari inflasi tertinggi di Indonesia, Pekanbaru urutan 6 dan Dumai urutan 25.
  • Inflasi di Pekanbaru terjadi karena adanya peningkatan indeks harga pada hampir semua kelompok pengeluaran, hanya kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan yang relatif stabil. Inflasi di Dumai disebabkan oleh peningkatan indeks harga pada semua kelompok pengeluaran.
  • Beberapa komoditas penyumbang inflasi terbesar di Pekanbaru antara lain: cabe merah, sewa rumah, kontrak rumah, tukang bukan mandor, beras, bawang merah, rokok kretek filter, telur ayam ras, daging sapi, nasi, teh manis, kue basah, rokok putih dan sebagainya. Beberapa komoditas yang menyumbang inflasi Kota Dumai antara lain: cabe merah, bayam, sepeda motor, daging ayam ras, jeruk, nasi, ketimun, ikan serai, dokter umum, daun singkong, apel, bawang merah dan sebagainya.

Selengkapnya

Tags: