Nilai Tukar Petani

Berita Resmi Statistik mengenai Nilai Tukar Petani

Nilai Tukar Petani (NTP) Di Provinsi Riau Juli 2014 Sebesar 97,55 atau Naik 0,89 Persen

Nilai Tukar Petani (NTP) Di Provinsi Riau Juli 2014 Sebesar 97,55 atau Naik 0,89 Persen

  • Pada bulan Juli 2014, Nilai Tukar Petani (NTP) di Provinsi Riau sebesar 97,55 atau naik sebesar 0,89 persen dibanding NTP Juni 2014 yang mencapai 96,70. Kenaikan ini disebabkan indeks harga yang diterima petani lebih tinggi  yaitu sebesar 1,56 persen sedangkan indeks harga yang dibayar petani hanya mengalami kenaikan sebesar 0,67 persen.

Nilai Tukar Petani (NTP) Di Provinsi Riau Juni 2014 Sebesar 96,70 Atau Turun 0,31 Persen

  • Pada bulan Juni 2014, Nilai Tukar Petani (NTP) di Provinsi Riau sebesar 96,70 atau turun sebesar 0,31 persen dibanding NTP Mei 2014 yang mencapai 97,00. Penurunan ini disebabkan indeks harga yang diterima petani cenderung stabil sementara indeks harga yang dibayar petani mengalami kenaikan sebesar 0,32  persen.

Nilai Tukar Petani (NTP) Di Provinsi Riau Juni 2014 Sebesar 96,70 Atau Turun 0,31 Persen

  • Pada bulan Juni 2014, Nilai Tukar Petani (NTP) di Provinsi Riau sebesar 96,70 atau turun sebesar 0,31 persen dibanding NTP April 2014 yang mencapai 97,00. Penurunan ini disebabkan indeks harga yang diterima petani cenderung stabil sementara indeks harga yang dibayar petani mengalami kenaikan sebesar 0,32  persen.

Nilai Tukar Petani (NTP) Di Provinsi Riau April 2014 Sebesar 98,38 Atau Turun 0,23 Persen

  • Pada bulan April 2014, Nilai Tukar Petani (NTP) di Provinsi Riau sebesar 98,38 atau turun sebesar 0,23 persen dibanding NTP Maret 2014 yang mencapai 98,61. Penurunan ini disebabkan indeks harga yang diterima petani mengalami penurunan sebesar 0,18 persen sementara indeks harga yang dibayar petani mengalami kenaikan sebesar 0,05 persen.
  • Komoditas yang memberikan andil dalam penurunan indeks harga yang diterima petani (It) terjadi pada tiga subsektor yaitu subsektor tanaman hortikultura sebesar 1,45 persen, subsektor tanaman perkebunan rakyat sebesar 0,17 persen dan subsektor tanaman pangan 0,04 persen.