Produksi Padi, Jagung, Dan Kedelai Provinsi Riau (Angka Sementara 2013)

     A. PADI
  • Angka Sementara (ASEM) produksi padi tahun 2013 adalah sebesar 434.151 ton padi Gabah Kering Giling (GKG) atau menurun sebesar 78.001 ton (15,23 persen) dibandingkan produksi tahun 2012. Penurunan produksi padi terjadi karena adanya penurunan luas panen yang cukup siginifikan, yaitu sebesar 25.497 hektar atau 17,70 persen walaupun disertai dengan adanya peningkatan produktivitas sebesar 1,07 kuintal/hektar (3,01 persen) dibanding tahun 2012.
  • Berdasarkan musim panen tahun 2013, penurunan luas panen terbesar secara absolut terjadi pada realisasi panen periode Januari-April sebesar 13.597 hektar (turun 19,63 persen) dibandingkan dengan luas panen pada periode yang sama tahun sebelumnya (year on year).

Nilai Tukar Petani (NTP) Di Provinsi Riau Februari 2014 Sebesar 97,14 Atau Turun 0,53 Persen

  • Pada bulan Februari 2014, Nilai Tukar Petani (NTP) di Provinsi Riau sebesar 97,14 atau turun 0,53 persen dibanding NTP Januari 2014 yang mencapai 97,65. Penurunan ini disebabkan indeks harga yang diterima petani mengalami penurunan sebesar 0,33 persen, sedangkan indeks harga yang dibayar petani mengalami kenaikan yaitu sebesar 0,20 persen.

Indeks Tendensi Konsumen

  1.  Penjelasan Umum
  • Indeks Tendensi Konsumen (ITK) adalah indikator perkembangan ekonomi terkini yang dihasilkan Badan Pusat Statistik setiap triwulan melalui Survei Tendensi Konsumen (STK). ITK merupakan indeks yang menggambarkan kondisi ekonomi konsumen pada triwulan berjalan dan perkiraan pada triwulan mendatang.
  • Responden STK merupakan sub-sampel dari Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) khusus di daerah perkotaan. Pemilihan sampel dilakukan secara panel antar triwulan untuk memperoleh gambaran yang lebih akurat mengenai perubahan persepsi konsumen antar waktu.

Perkembangan Ekonomi Riau

Pertumbuhan Ekonomi Riau Tanpa Migas Tahun 2013 mencapai 6,13 persen

  • Ekonomi Riau termasuk migas pada triwulan IV tahun 2013, yang diukur dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga konstan 2000, mengalami pertumbuhan sebesar 1,39 persen dibandingkan dengan triwulan III tahun 2013 (q-to-q), dan apabila dibandingkan dengan triwulan yang sama tahun sebelumnya (triwulan IV tahun 2012)  mengalami  pertumbuhan 3,77 persen (y-on-y).