Perkembangan Ekspor Dan Impor Riau Agustus 2009

EKSPOR RIAU BULAN AGUSTUS 2009 NAIK 108,93 PERSEN

  • Nilai ekspor Riau bulan Agustus 2009 mencapai US$ 1.246,67 juta atau mengalami kenaikan sebesar 108,93 persen dibanding ekspor bulan Juli 2009 yang mencapai US$ 596,68 juta. Secara komulatif nilai ekspor Januari-Agustus 2009 sebesar US$ 6.604,16 juta mengalami penurunan sebesar 37,85 persen dibanding periode yang sama tahun 2008 sebesar US$ 10.626,02 juta. Kontribusi nilai ekspor Riau terhadap Nasional bulan Agustus 2009 sebesar 11,82 persen dan pada Januari-Agustus 2009 sebesar 9,39 persen.

Nilai Tukar Petani Di Provinsi Riau Bulan Oktober 2009 Naik 0,13 Persen


  • Pada bulan Oktober 2009, Nilai Tukar Petani (NTP) di Provinsi Riau sebesar 99,70 atau naik 0,13 persen dibanding NTP September 2009 yang mencapai 99,56. Hal ini disebabkan kenaikan indeks harga yang diterima petani sebesar 0,86 persen lebih besar dari kenaikan indeks harga yang dibayar petani  sebesar 0,73 persen. Nilai Tukar Petani Tanaman Pangan (NTPP) tercatat sebesar 102,57, Nilai Tukar Petani Hortikultura (NTPH) 110,11, Nilai Tukar Petani Tanaman Perkebunan Rakyat (NTPR) 95,04, Nilai Tukar Petani Peternakan (NTPT) 103,05 dan Nilai Tukar Petani Nelayan (NTPN) 92,70.

Perkembangan Ekonomi Riau

Pertumbuhan Ekonomi Riau Tanpa Migas y-on-y pada Triwulan III Tahun 2009 mencapai 5,57 persen

  • Pertumbuhan Ekonomi Riau dengan migas pada triwulan III tahun 2009 sebesar 1,50 persen dibandingkan dengan triwulan II tahun 2009 (q-to-q), dan apabila dibandingkan dengan triwulan III tahun 2008, tumbuh sebesar 2,52 persen (y-on-y).
  • Pertumbuhan Ekonomi Riau tanpa migas pada triwulan III tahun 2009 tumbuh 3,62 persen dibandingkan dengan triwulan II tahun 2009 (q-to-q), dan apabila dibandingkan dengan triwulan III tahun 2008 perekonomian tumbuh sebesar 5,57 persen (y-on-y).

Produksi Padi, Jagung, dan Kedelai Provinsi Riau (Angka Ramalan III Tahun 2009)

 

A. PADI
  • Angka Ramalan (ARAM) III produksi padi tahun 2009 diperkirakan sebesar 526.622 ton padi Gabah Kering Giling (GKG) atau meningkat 32.362 ton (6,55 persen) dibanding produksi tahun 2008. Kenaikan produksi terjadi karena adanya kenaikan luas panen sebesar 934 hektar atau 0,63 persen disertai peningkatan produktivitas sebesar 1,97 kuintal/hektar (5,88 persen) dibanding tahun 2008.

  • Berdasarkan musim panen tahun 2009, kenaikan luas panen terjadi pada realisasi panen periode Mei-Agustus sebesar 3.234 hektar (naik 6,34 persen), sementara kenaikan luas panen terbesar diperkirakan terjadi pada periode September-Desember 8.675 hektar (naik 49,90 persen). Sedangkan luas panen periode Januari-April terjadi penurunan sebesar 10.927 hektar (turun 15,96 persen) dibandingkan periode yang sama tahun 2008.