Bab 4 Penduduk dan Ketenagakerjaan

Penduduk

Jumlah penduduk Provinsi Riau menurut hasil sensus penduduk 2000 (SP 2000) sebesar 4 755 176 jiwa dengan luas wilayah sebesar 94 561,60 km2 (termasuk Provinsi Kepulauan Riau). Kepadatan penduduk di Provinsi Riau tahun 2000 sebesar 50,29 jiwa per km2. Jumlah penduduk laki-laki 2 431 348 jiwa dan 2 323 828 jiwa penduduk perempuan.

Berdasarkan hasil Proyeksi Penduduk 2007, jumlah penduduk provinsi Riau sebesar 5 070 952 jiwa. Jumlah penduduk laki-laki sebesar 2 678 100 jiwa dan penduduk perempuan sebesar 2 392 582 jiwa. Kabupaten/kota yang memiliki jumlah penduduk terbanyak adalah kota Pekanbaru dengan jumlah penduduk 779 899 jiwa, sedangkan kabupaten/kota dengan jumlah penduduk terkecil adalah kota Dumai sebesar 231 121 jiwa.

Pemerintah mengusahakan penyebaran penduduk yang lebih merata dari daerah yang padat penduduknya ke daerah yang jarang penduduknya, yang disebut transmigrasi. Pada tahun 2007 realisasi penempatan Transmigran di Provinsi Riau adalah 300 kepala keluarga atau 1 202 jiwa, berasal dari APPDT dan Provinsi Banten

Ketenagakerjaan

Masalah kependudukan selalu berkaitan dengan masalah ketenagakerjaan. Salah satu contoh adalah tingginya tingkat pertumbuhan penduduk akan berpengaruh juga pada tingginya penyediaan (supply) tenaga kerja. Penawaran tenaga kerja yang tinggi tanpa diikuti penyediaan kesempatan kerja yang cukup akan menimbulkan pengangguran dan setengah pengangguran.

Hasil Survei Angkatan Kerja Nasional 2007 mencatat bahwa di Provinsi Riau komposisi antara angkatan kerja dan bukan angkatan kerja untuk penduduk berusia 10 tahun keatas tidak jauh berbeda di semua Kabupaten/Kota. Persamaan ini terlihat pada nilai persentase angkatan kerja yang tidak jauh berbeda dengan persentase bukan angkatan kerja, berkisar diantara 50 persen.

Kabupaten dengan persentase angkatan kerja terbesar adalah Indragiri Hilir dan Pelalawan, masing-masing sebesar 66,96 persen dan 66,46 persen. Sedangkan nilai persentase angkatan kerja terkecil adalah Rokan Hilir dan Pekanbaru, masing-masing sebesar 55,77 persen dan 59,41 persen. Dari total angkatan kerja yang bekerja, ternyata sebagian besarnya terserap di sektor Pertanian (51,5 persen), diikuti oleh sektor Perdagangan, rumah makan, dan hotel serta jasa-jasa, masing-masing sebesar 15,8 persen dan 11,1 persen.

Selanjutnya data mengenai banyaknya Pegawai Negeri Sipil yang tercatat sebagai peserta Taspen menunjukkan bahwa sampai dengan keadaan Desember 2007 berjumlah 100 449 orang yang terdiri dari PNS Pusat sebanyak 1 442 orang (1,44 persen), PNS Daerah Otonom sebanyak 82 961 orang (82,59 persen), dan Pejabat Negara sebanyak 46 orang (0,05 persen).

Informasi kuantitatif lainnya yang disajikan dalam bab ini adalah situasi pencari kerja yang terdaftar di Kanwil Depnaker. Banyaknya pencari kerja pada tahun 2007 tercatat 23 836 orang terdiri 13 664 pencari kerja laki-laki dan 10 172 orang perempuan. Dari jumlah tersebut sebanyak 20 230 orang (84,87 persen) diantaranya berusia antara 10-29 tahun dan sisanya 3 606 orang (15,13 persen) berusia 30 tahun keatas.


Tabel Pilihan:
  • Tabel 4.1.4 Penduduk menurut Kelompok Umur dan Jenis Kelamin
  • Tabel 4.1.5 Penduduk menurut Kabupaten/Kota 2005-2007 (Jiwa)
  • Tabel 4.1.6 Jumlah dan persentase Penduduk/Keluarga Miskin Provinsi Riau 2005-2007
  • Tabel 4.2.1 Penduduk Berumur 10 Tahun Ke Atas menurut Ijazah Tertinggi yang dimiliki dan Jenis Kelamin
  • Tabel 4.2.3 Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Ke Atas yang Bekerja Selama Seminggu yang lalu menurut Lapangan Usaha Utama 2007

 

AttachmentSize
RDA2008_Tabel-4.1.4.pdf10.08 KB
RDA2008_Tabel-4.1.5.pdf8.48 KB
RDA2008_Tabel-4.1.6.pdf11.61 KB
RDA2008_Tabel-4.2.1.pdf11.56 KB
RDA2008_Tabel-4.2.3.pdf11.55 KB