Perkembangan Indeks Harga Konsumen (Inflasi/Deflasi) Agustus 2014, Provinsi Riau Inflasi 0,89 Persen

  • Bulan Agustus 2014, gabungan 3 kota di Provinsi Riau mengalami inflasi sebesar 0,89 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 114,52. Laju Inflasi Tahun Kalender (Agustus 2014 terhadap Desember 2013) sebesar 3,77 persen dan Laju Inflasi Tahunan/Year on Year (Agustus 2014 terhadap Agustus 2013) sebesar 5,69 persen. Dari 3 kota IHK di Provinsi Riau, dua kota mengalami inflasi, dengan inflasi tertinggi terjadi di Pekanbaru 1,04 persen, diikuti oleh Dumai 0,65 persen, sedangkan Tembilahan mengalami deflasi sebesar 0,05 persen.
  • Inflasi Riau bulan Agustus 2014 terjadi karena adanya peningkatan indeks harga pada enam kelompok pengeluaran, dengan inflasi tertinggi pada kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 1,43 persen, diikuti oleh kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 1,35 persen, kelompok bahan makanan sebesar 1,13 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,92 persen, kelompok sandang 0,79 persen, kelompok kesehatan 0,77 persen. Sedangkan kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan mengalami deflasi sebesar 0,07 persen.

Perkembangan Ekspor Dan Impor Riau Juli 2014

EKSPOR RIAU BULAN JULI 2014 TURUN 3,53 PERSEN

  • Nilai ekspor Riau berdasarkan harga Free On Board (FOB) pada bulan Juli 2014 mencapai US$ 1,41 milyar atau mengalami penurunan sebesar 3,53 persen dibanding ekspor bulan Juni 2014 sebesar US$ 1,46 milyar. Secara kumulatif nilai ekspor Januari-Juli 2014 sebesar US$ 9,87 milyar atau turun sebesar 0,51 persen dibanding periode yang sama tahun 2013 yang besarnya US$ 9,92 milyar.

Nilai Tukar Petani (NTP) Di Provinsi Riau Agustus 2014 Sebesar 96,41 Atau Turun 1,17 Persen

  • Pada bulan Agustus 2014, Nilai Tukar Petani (NTP) di Provinsi Riau sebesar 96,41 atau turun sebesar 1,17 persen dibanding NTP Juli 2014 yang mencapai 97,55. Penurunan ini disebabkan indeks harga yang diterima petani turun  sebesar 0,69 persen sedangkan indeks harga yang dibayar petani mengalami kenaikan sebesar 0,48 persen.
  • Pada bulan Agustus 2014, di daerah perdesaan Provinsi Riau terjadi inflasi sebesar 0,55 persen. Inflasi perdesaan disebabkan oleh naiknya indeks pada semua kelompok pengeluaran konsumsi rumah tangga yaitu kelompok bahan makanan sebesar 0,88 persen, kelompok makanan jadi, rokok&tembakau sebesar 0,18 persen, kelompok perumahan sebesar 0,13 persen, kelompok sandang sebesar 0,11 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,54 persen, kelompok pendidikan, rekreasi & olah raga sebesar 0,17 persen dan kelompok transportasi & komunikasi sebesar 0,63 persen.

Indeks Tendensi Konsumen

  1.  Penjelasan Umum
  • Indeks Tendensi Konsumen (ITK) adalah indikator perkembangan ekonomi terkini yang dihasilkan Badan Pusat Statistik setiap triwulan melalui Survei Tendensi Konsumen (STK). ITK merupakan indeks yang menggambarkan kondisi ekonomi konsumen pada triwulan berjalan dan perkiraan pada triwulan mendatang.
  • Responden STK merupakan sub-sampel dari Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) khusus di daerah perkotaan. Pemilihan sampel dilakukan secara panel antar triwulan untuk memperoleh gambaran yang lebih akurat mengenai perubahan persepsi konsumen antar waktu.